Uji Antibakteri Ekstrak Bonggol dari Beberapa Varietas Pisang terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa

Antibacterial Test of Corm Extract from Several Variety of Banana against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa

  • Desy Muliana Wenas Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Herdini Herdini Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Wahidin Wahidin Universitas 17 Agustus 1945
  • Rifa Pujiati Irawan Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Dini Nur Kamaliah Fakultas Farmasi, Institut Sains dan Teknologi Nasional
Keywords: antibakteri, bonggol pisang, metabolit sekunder, skrining fitokimia.

Abstract

Tanaman pisang diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder. Bonggol pisang merupakan salah satu limbah dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri diperlukan untuk melawan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak bonggol dari 4 varietas pisang yaitu pisang ambon, pisang kepok putih, pisang mas muli dan pisang raja terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Bonggol pisang diekstraksi dengan metode maserasi dalam etanol 96%. Ekstrak etanol bonggol pisang dari 4 varietas dilakukan pengujian penapisan fitokimia. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa serbuk dan ekstrak bonggol pisang ambon, pisang kepok putih, pisang mas muli, pisang raja mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin. Metode yang digunakan dalam uji aktivitas antimikroba yaitu metode difusi cakram untuk mengukur Diameter Daya Hambat (DDH) dan metode dilusi padat untuk pengujian Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Ekstrak etanol 96%  bonggol pisang mas muli dengan dosis 50% menunjukkan kemampuan penghambatan terbaik terhadap Staphylococcus aureus (16,63 mm) dan Pseudomonas aeruginosa (12,65 mm) dibandingkan dengan ekstrak bonggol pisang kepok putih, pisang ambon dan pisang raja. Pengujian konsentrasi hambat minimum (KHM) terbaik ditunjukkan oleh ekstrak etanol 96% bonggol pisang kepok putih dan pisang mas muli masing-masing pada konsentrasi 5,25% terhadap Staphylococcus aureus.
Published
2020-09-10
How to Cite
Wenas, D., Herdini, H., Wahidin, W., Irawan, R., & Kamaliah, D. (2020). Uji Antibakteri Ekstrak Bonggol dari Beberapa Varietas Pisang terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 13(2), 66-72. https://doi.org/https://doi.org/10.37277/sfj.v13i2.757

Most read articles by the same author(s)