Analisa dan Pengujian Kenaikan Suhu pada Minyak Ester Sintetis pada Transformator Distribusi 20/0,4 kV Kapasitas Daya 2500 kVA
Abstract
Transformator merupakan peralatan Listrik yang digunakan sebagai penaik dan penurun tegangan pada system arus bolak balik (AC) baik satu fasa maupun tiga fasa. Peralatan tersebut terbangun oleh beberapa komponen utama seperti inti besi, belitan dan cairan pendingin atau yang sering disebut dengan minyak trafo. Minyak trafo sendiri berfungsi sebagai pendingin belitan primer sekunder dan sebagai isolasi antar belitan. Namun seiring dengan pembebanan yang tinggi, umur trafo maka suhu dan peforma minyak trafo cenderung turun. Penelitian ini dilakukan dengan metode adalah menguji besar kenaikan suhu minyak tertinggi atau dengan istilah top-liquid temperature dan top-liquid temperature rise pada trafo distribusi dengan skema berdasarkan standar IEC 60076-2-2011 yang dilakukan pengujian dengan cara injeksi arus pada sisi primer sedangkan sisi sekunder dihubung singkat. Kenaikan suhu rata-rata dari minyak isolasi, khususnya di bagian atas transformator (top liquid temperature rise), saat beroperasi di atas suhu ambien. Metrik ini lebih fokus pada kenaikan suhu yang terjadi di bagian atas transformator, yang seringkali merupakan area di mana suhu cenderung lebih tinggi karena efek termal dari proses operasi transformator. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa besarnya pada uji suhu tertinggi minyak terhadap waktu dengan kondisi tunak suhu tertinggi top-liquid temperature k sebesar 83,2°C dan , dan hasil pengujian suhu kenaikan ( minyak terhadap waktu ketika kondisi keadaan tunak top-liquid temperature rise pada suhu sebesar 54,47 °C. Hasil ini menunjukan terjadi perubahan yang cukup signifikan. Kata kunci: top-liquid temperature, top-liquid temperature rise, keadaan tunak
Published
2024-09-30
Section
Artikel