IMPLEMENTASI CSFALLBACK INTERNATIONAL ROAMING PADA JARINGAN LTE

  • Irmayani Irmayani Program Studi Teknik Elektro, FTI ISTN Jakarta, International Roaming Telkomsel Indonesia
Keywords: Roaming Internasional, 2G, 4G LTE, Location Update, Call, CSFallback

Abstract

Roaming internasional adalah fitur jaringan seluler, yang memungkinkan pelanggan satu operator negara asal menggunakan jaringan operator negara lain yang dikunjungi. Location Update dan layanan call roaming adalah salah satu hal yang paling penting pada layanan roaming internasional. Ketika operator seluler memigrasi jaringannya dari sistem Generasi ke 2 (2G) ke Long Term Evolution (LTE), 2G dan LTE akan bekerja berdampingan untuk jangka waktu tertentu. Karena hasil dan mekanisme suara pada 2G Circuit-Switched (CS) lebih bersih dan tersedia dari pada LTE Voice over Internet Protocol (VoIP), operator dapat mempertimbangkan CSfallback sebagai solusi untuk menyediakan panggilan suara yang handal. Berdasarkan prosedur fallback Generasi Ketiga (3GPP), ketika pengguna ponsel di jaringan LTE memiliki panggilan masuk atau keluar, User Equipment (UE) turun dari jaringan LTE ke jaringan 2G. Saat panggilan selesai dan dilepaskan, UE segera kembali ke jaringan LTE. Hasil pengukuran LUSR (Location Update Success Ratio) sebesar 48% dan CCR (Call Completion Rate) sebesar 66% berada di bawah nilai standar KPI operator Indonesia yaitu 80%. Nilai LUSR dan CCR yang didapat berpredikat Poor atau Buruk. Namun hal ini masih diizinkan dikarenakan pengukuran dilakukan hanya dengan mengambil data satu hari dari nomor operator negara asal diimplementasi di jaringan LTE operator Indonesia. Serta walaupun LUSR dan CCR di bawah standar, operator ini bukanlah operator prioritas di negara asalnya yang bekerja sama dengan operator Indonesia.  
Published
2023-07-31