ANALISA DAMPAK PERLINTASAN SEBIDANG JALAN DENGAN JALAN REL TERHADAP PANJANG ANTREAN DAN DERAJAT KEJENUHAN (STUDI KASUS : PERLINTASAN KERETA API JALAN LENTENG AGUNG BARAT ARAH JAKARTA DEPAN KAMPUS IISIPOL)

  • Endang Widjajanti ISTN
  • Rachman Fatoni ISTN

Abstrak

Perlintasan sebidang antara jalan dengan jalan rel mengakibatkan penurunan kecepatan kendaraan dan peningkatan derajat kejenuhan pada lalu lintas jalan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi penutupan pintu kereta api terhadap panjang antrean kendaraan dan derajat kejenuhan lalu lintas jalan. Pengumpulan data melalui metode survei lalu lintas meliputi suvei durasi penutupan, panjang antrean, arus dan kecepatan lalu lintas menggunakan alat bantu kamera perekam yang diletakkan pada perlintasan kereta dan sebelum perlintasan kereta.                 Hasil penelitian pada hari kerja menunjukkan model hubungan panjang antrean kendaraan dan durasi penutupan pintu perlintasan di Jl. Lenteng Agung Barat adalah Y= 0,2783x + 0,6251 dimana R2= 0,6251, sedangkan hubunngan peningkatan derajat kejenuhan dan durasi penutupan pintu perlintasan adalah Y= 0,001x + 0,0796 dimana R2= 0,6671.. Sedangkan hasil penelitian pada hari libur menunjukkan model hubungan panjang antrean kendaraan dan durasi penutupan pintu perlintasan di Jl. Lenteng Agung Barat adalah Y= 0,575x + 0,2373 dimana R2= 0,7235, sedangkan hubunngan peningkatan derajat kejenuhan dan durasi penutupan pintu perlintasan adalah Y= 0,0007x + 0,2711 dimana R2= 0,6654.   Kata Kunci : perlintasan sebidang, durasi penutupan, antrean kendaraan, derajat kejenuhan
Diterbitkan
2018-07-12